Jumat, 04 September 2015
Jumat, 19 April 2013
Rakernas X Siperkasa
Yth. Rekan-rekan
Anggota SIPERKASA
Assalamu’alaikum wr.wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Pertama-tama kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan
YME karena masih diberikan kesempatan menikmati indahnya hidup ini dengan
berbagi sesama.
Pada kesempatan kali ini akan kita paparkan hasil dari
Rapat Kerja Nasional ke-10 (RAKERNAS X) Serikat Pekerja PT. Gapura Angkasa
(SIPERKASA) yang telah dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 5 April 2013 di Bandung
yang dihadiri oleh para pengurus SIPERKASA Cabang. Mudah-mudahan hasil dari
kesepakatan RAKERNAS X ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan memberikan
kesejahteraan serta memotivasi kinerja kita sehingga Perusahaan yang kita
cintai ini semakin maju.
RAKERNAS X dibuka oleh Bapak Edi Lesmana selaku Ketua
Umum SIPERKASA dan dihadiri oleh pihak Manajemen yaitu Bpk. A. Soebagyo selaku
Direktur Utama dan Bpk. Haryanto selaku Direktur Keuangan PT. Gapura Angkasa.
Disampaikan oleh Bpk. Edi Lesmana bahwa terdapat 2 (dua) SIPERKASA Cabang baru, yaitu : SP Cabang
BTJ dan SP Cabang CGO-CGK (karena telah memenuhi syarat pendirian Organisasi
SIPERKASA dengan minimal jumlah anggota adalah 10 orang). Kemudian, mengingat
periode kepengurusan SIPERKASA Cabang-cabang kali ini banyak personil yang baru,
rencana akan diadakan agenda nasional SIPERKASA yaitu “Workshop Leadership”.
Bapak. A. Soebagyo menyampaikan
apresiasi kepada seluruh karyawan PT. Gapura Angkasa karena telah berhasil
mencapai target yang ditetapkan dalam RKAP 2012, maka pihak manajemen
mengusulkan ke Pemegang Saham untuk diberikan bonus/insentif kepada seluruh karyawan. Semula bonud/insentif
dianggarkan sebesar 175% namun mengingat telah melampaui target akhirnya
disetujui untuk diberikan bonus/insentif sebesar 200% gaji pokok.
Masih disampaikan oleh Bpk. A. Soebagyo Gapura Angkasa saat ini dikenal baik tidak
hanya di tingkat nasional namun juga internasional. Hal ini dibuktikan dari
prestasi yang diraih melalui SNI Award secara berturut-turut dan mempertahankan
perolehan serifikat ISAGO. Selain itu, rencana akan ada iklan dengan Rhenald
Kasali. Untuk itu, diperlukan dukungan dari seluruh karyawan untuk menjaga nama
baik Gapura Angkasa.
Mengamati accident/incident
yang terjadi di Cabang akhir-akhir ini, setelah dianalisa inti dari penyebab
permasalahan adalah karena kekurangan SDM khususnya Supervisor. Untuk
menanggulanginya maka dilakukan review kembali proses standarisasi recruitment
yang baik dan digalakkan kembali Tiada Hari Tanpa Training (THTT).
Target RKAP 2013 pendapatan adalah sebesar 1 trilyun dan laba bersih sebesar 50 milyar.
Hal penting (strategic) apabila tahun 2013 Gapura Angkasa bisa mencapai target
maka tahun ke depannya akan lebih mudah dalam menjalankan bisnis dan akan lebih
baik dari sebelumnya.
Imbas dari PT. (persero)
Angkasa Pura I & II kehilangan pendapatan sebesar 60% (ATC dikelola oleh BUMN baru) seluruh karyawan Gapura Angkasa agar
memahami secara obyektif dan pemikiran yang positif karena keadaan AP I &
II yang harus mencari pengganti 60% (lost
revenue) dan kondisi bisnis yang saat ini saling berbenturan dengan
pemegang saham. Pada saat RUPS juga kita disarankan agar mencari peluang usaha
lainnya (related core business).
Untuk itu, setiap individu Gapura Angkasa agar menciptakan competitive advantage dimulai dari sekarang.
Berdasarkan statement
akhir-akhir ini mengenai outsourcing diangkat menjadi PKWT, latar belakangnya
adalah UMR di Jakarta & Tangerang hampir sama dengan PKWT, maka arahnya
di-PKWT-kan namun dengan kriteria dan proses yang memenuhi syarat. Untuk itu di
KP sekarang ada unit baru, yaitu Manager Pengelolaan Outsourcing SDM (SKEP No.
: DZ/SKEP/138/X/2012 tentang Perubahan Fungsi/Tugas dan Struktur Organisasi
Subdit Pemasaran, Subdit Pengembangan Bisnis dan Subdit Personalia – Kantor
Pusat PT. Gapura Angkasa tertanggal 11 Oktober 2012).
Setelah sambutan dari pihak manajemen yang disampaikan
langsung oleh Bpk. Direktur Utama (DZ), dalam acara RAKERNAS X terdapat sesi tanya
jawab antara lain dari Cabang CGO-CGK yang menanyakan tentang Cargo KE & CI
yang baru-baru ini berhasil dilakukan negosiasi dengan Garuda Indonesia
khususnya dalam hal pembagian revenue (Perjanjian Kerjasama dalam proses
finalisasi namun Berita Acara Kesepakatan kedua belah pihak telah
ditandatangani). Disampaikan oleh DZ Garuda Indonesia meminta maaf kepada Gapura
Angkasa karena selama ini telah mengambil hak Gapura Angkasa. Sehingga sebagai
bentuk partisipasi Garuda Indonesia
kepada Gapura Angkasa maka sharing
revenue yang diberikan disepakati sebesar 25%.
Untuk menambah wawasan pada kesempatan ini SIPERKASA
mengundang pihak JAMSOSTEK untuk memberikan sosialisasi khususnya mengenai program-program yang ditanggung di
JAMSOSTEK.
Selain itu, untuk memberikan sosialisasi mengenai dana
pensiun khususnya untuk karyawan/ti ex-Garuda Indonesia SIPERKASA mengundang
pihak Dana Pensiun Garuda Indonesia
(DPGA) untuk memberikan sosialisasi secara langsung mengenai kejelasan dana
pensiun yang selama ini belum ter-update.
Saldo perkembangan DPGA dapat dilihat pada slip gaji khususnya
karyawan/ti ex-Garuda Indonesia. Berbeda dengan Garuda Indonesia untuk simulasi dana pensiun, laporan keuangan
dan portofolionya karyawan/ti di sana bisa mengakses melalui intra garuda
halaman HC online. Sedangkan, menurut pihak DPGA mengingat Gapura Angkasa belum
memberikan respon kemitraan yang sudah ditawarkan selama ini maka peserta
belum bisa melihat saldo pensiunnya secara online.
Untuk informasi DPGA dapat dilihat di www.dpga-online.com atau menghubungi contact person DPGA untuk Gapura Angkasa (Bpk.
Kastijan) No. telp : 021 3141459, 3919746, 3919747 dengan
alamat Jln. Johar No. 4 Menteng Jakpus.
Pada agenda terakhir hari pertama
acara RAKERNAS X hadir pula dari pihak manajemen yaitu Bpk. Sukirman selaku VP
Personalia.
Beberapa hal yang disampaikan
antara lain : Sistem Manajemen Kinerja (SMK) periode terakhir terlambat
dikirimkan dari masing-masing unit ke Personalia. Selain itu, Pemegang saham wajib
menginginkan adanya pengukuran kepuasan
karyawan secara berkala.
Terdapat anggaran untuk PKWT pada RKAP tahun 2013 sebanyak 330 orang (diprioritaskan pegawai Outsourcing), seluruh
pegawai outsourcing di Cabang diberikan kesempatan selama penilaian kinerja
baik dan lulus test sesuai dengan kompetensi yang diharapkan perusahaan (based on budget). Pengangkatan pegawai tetap dianggarkan sebanyak 30 orang, melalui
Management Trainee = 22 orang dan selama
penilaian kinerja baik dan lulus test sesuai dengan kompetensi yang diharapkan
perusahaan (based on budget).
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) PKWT preminya selama ini sama dengan Pensiunan. Untuk manfaat
berupa kacamata (lensa+bingkai), Prothesa gigi, Prothesa Anggota Gerak, Alat
Bantu dengar, Implant (IOL, pen, Screw) dan Ambulan saat ini hanya diberikan kepada
karyawan saja. Sedangkan sebelumnya khususnya kacamata mendapatkan penggantian. Berdasarkan hal tersebut akan
dipertimbangkan dalam review kinerja Inhealth dalam setahun ini.
Pada hari kedua merupakan acara
inti yaitu sidang RAKERNAS X yang dipimpin oleh Ketua
Umum SIPERKASA didampingi oleh Bpk
Haris Safari selaku Sekjen SIPERKASA yang sebelumnya memberikan sosialisasi
Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Hasil kesepakatan RAKERNAS X
SIPERKASA selengkapnya dapat dilihat sebagaimana terlampir.
Pada hari ketiga merupakan acara
penutupan yang dihadiri oleh Bpk. Tharian selaku Direktur Komersial dan Bpk.
Heru Legowo selaku Direktur Operasi PT. Gapura Angkasa sekaligus menutup acara.
Akhir kata
“Dengan Semangat RAKERNAS X, Kita Tingkatkan Kinerja Melalui Konsolidasi
Organisasi, Budaya Kerja dan Efisiensi”.
Minggu, 18 November 2012
Fasilitas Kesehatan
Salam Seperjuangan Teman-teman
Setelah sekian tahun kita dilayani oleh Garuda Sentra Medika (GSM) untuk fasilitas kesehatan, maka di tahun 2013 nanti tepat nya per 1 januari 2013 perusahaan kita akan mengganti provider kesehatan dengan PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. Adapun alasan Gapura Angkasa mengganti provider GSM dikarenakan GSM sudah tidak lagi berperan sebagai Manage Care, tapi sudah sepenuh nya menjadi health care. Sebenarnya bisa saja GSM tetap sebagai provider kesehatan kita, tapi sistem pembayarannya yang sangat memberatkan perusahaan karena tidak dapat diprediksi biayanya dan biaya kesehatan akan sangat besar dalam satu periode. Apapun alasan manajemen mengganti provider kesehatan tidak usah kita pikirkan, yang penting provider yang baru harus lebih baik atau setidak2 nya SLA sama dengan yang lama.
Teman - teman pada tanggal 3 Desember 2012 ini akan diadakan sosialisasi oleh provider kita yang baru, tolong teman-teman dapat hadir dan sudah mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan SLA antara InHealth dan Gapura.
Inhealth telah memberikan formulir yang harus kita isi, formulir ini berguna untuk mendata istri/suami dan nama anak-anak kita. dalam form tersebut juga kita harus memilih dokter pribadi atau klinik di sekitar daerah rumah tempat tinggal kita. Diharapkan awal desember formulir sudah dapat terkumpul, sehingga awal januari kita sudah mendapatkan Kartu Berobat Inhealth.
Sebagai referensi teman - teman dapat mengunjungi situs Inhealth ke alamat sbb : http://m.inhealth.co.id disana dapat dilihat daftar dokter pribadi/klinik, Rumah Sakit, Apotik, dr spesialis dan lain lain yang bekerja sama dengan inhealth.
Saya yakin dan kita semua pun tau setiap ada perubahan apalagi dimasa transisi pasti akan terjadi konflik, tapi mari kita perkecil kemungkinan terjandinya konflik ini. Semoga saja jaminan kesehatan kita lebih baik dibanding yang lama
Salam Seperjuangan
Hormat Kami,
SP KMO-HLP
Setelah sekian tahun kita dilayani oleh Garuda Sentra Medika (GSM) untuk fasilitas kesehatan, maka di tahun 2013 nanti tepat nya per 1 januari 2013 perusahaan kita akan mengganti provider kesehatan dengan PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. Adapun alasan Gapura Angkasa mengganti provider GSM dikarenakan GSM sudah tidak lagi berperan sebagai Manage Care, tapi sudah sepenuh nya menjadi health care. Sebenarnya bisa saja GSM tetap sebagai provider kesehatan kita, tapi sistem pembayarannya yang sangat memberatkan perusahaan karena tidak dapat diprediksi biayanya dan biaya kesehatan akan sangat besar dalam satu periode. Apapun alasan manajemen mengganti provider kesehatan tidak usah kita pikirkan, yang penting provider yang baru harus lebih baik atau setidak2 nya SLA sama dengan yang lama.
Teman - teman pada tanggal 3 Desember 2012 ini akan diadakan sosialisasi oleh provider kita yang baru, tolong teman-teman dapat hadir dan sudah mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan SLA antara InHealth dan Gapura.
Inhealth telah memberikan formulir yang harus kita isi, formulir ini berguna untuk mendata istri/suami dan nama anak-anak kita. dalam form tersebut juga kita harus memilih dokter pribadi atau klinik di sekitar daerah rumah tempat tinggal kita. Diharapkan awal desember formulir sudah dapat terkumpul, sehingga awal januari kita sudah mendapatkan Kartu Berobat Inhealth.
Sebagai referensi teman - teman dapat mengunjungi situs Inhealth ke alamat sbb : http://m.inhealth.co.id disana dapat dilihat daftar dokter pribadi/klinik, Rumah Sakit, Apotik, dr spesialis dan lain lain yang bekerja sama dengan inhealth.
Saya yakin dan kita semua pun tau setiap ada perubahan apalagi dimasa transisi pasti akan terjadi konflik, tapi mari kita perkecil kemungkinan terjandinya konflik ini. Semoga saja jaminan kesehatan kita lebih baik dibanding yang lama
Salam Seperjuangan
Hormat Kami,
SP KMO-HLP
Kamis, 08 Maret 2012
Ironisnya / Reward Bagi Karyawan Terbaik
Selamat Pagi teman seperjuangan.....
Pada tahun 2012 ini perusahaan memberikan reward kepada karyawan yang mendapatkan penilaian SMK terbaik. Penilaian ini diambil dari kinerja karyawan di tahun 2011. Sebenarnya penilaian SMK ini digunakan untuk pembagian komposisi bonus yang akan didapat oleh karyawan di akhir tahun 2011 ini, tapi dikarenakan waktu pengumpulan SMK dari setiap cabang tidak tepat waktu maka akan diterapkan pembagian komposisi bonus akan diterapkan pada akhir tahun 2012.
Setelah di analisa, ditimbang dan agak dipaksakan (karena belum semua SMK dari cabang terkumpul, jangankan dari cabang dari KP aja cuma beberapa unit aja yang baru ngumpulin) akhirnya keluar lah 10 nama yang dianggap mempunyai nilai terbaik, yaitu :
Reward yang akan diberikan kepada mereka adalah Ibadah umroh bagi yang muslim (8 orang), dan bagi yang non muslim di ikutsertakan oleh DZ dalam kunjungan kerja APBI di Sidney Australia (2 orang). Walaupun pemberian reward ini tidak direncanakan atau bahasa keuangannya tidak dianggarkan di tahun sebelumnya, tapi perusahaan tetap memberikan kepada karyawan dengan harapan dapat merangsang (Oooh yeess.. ) setiap karyawan untuk dapat bekerja lebih baik lagi dan lagi dan lagi, dan dampaknya akan berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan yang kita cintai ini.
Tapi terjadi kejadian yang ironis, dramatis dan sangat memilukan, setelah bekerja secara optimal, maksimal bahkan mungkin over load dan tanpa pernah menyangka menjadi karyawan teladan , teman kita dari cabang PKU a.n Hendriyanto yang berstatus Pekerja Perusahaan tidak diperpanjang kontraknya dan berubah statusnya menjadi Outsourching per 1 februari 2012 ini. Mungkin reward yang diberikan tidak tepat bagi Hendriyanto, mungkin dia lebih berharap mendapat reward berupa perubahan status dari PKWT ke Pegawai Tetap, mungkin juga perusahaan tidak jeli melihat potensi karyawannya, mungkin juga perusahaan terlalu..... gk tau ah...banyak kemungkinan-kemungkinan nya.... SEMOGA SAJA PERUSAHAAN LEBIH JELI DALAM MEMBERIKAN REWARD KEPADA KARYAWAN.
Btw kita harus berterimakasih kepada perusahaan yang telah berbaik hati memberikan reward kepada kita yang memiliki kinerja terbaik (bukan hanya nilai dikertas saja). Semoga dengan pergi umroh nya teman2 kita membawa berkah bagi perusahaan kita, sehingga berkah pula bagi kita semua.
Salam Seperjuangan
SP-KMO HLP
Pada tahun 2012 ini perusahaan memberikan reward kepada karyawan yang mendapatkan penilaian SMK terbaik. Penilaian ini diambil dari kinerja karyawan di tahun 2011. Sebenarnya penilaian SMK ini digunakan untuk pembagian komposisi bonus yang akan didapat oleh karyawan di akhir tahun 2011 ini, tapi dikarenakan waktu pengumpulan SMK dari setiap cabang tidak tepat waktu maka akan diterapkan pembagian komposisi bonus akan diterapkan pada akhir tahun 2012.
Setelah di analisa, ditimbang dan agak dipaksakan (karena belum semua SMK dari cabang terkumpul, jangankan dari cabang dari KP aja cuma beberapa unit aja yang baru ngumpulin) akhirnya keluar lah 10 nama yang dianggap mempunyai nilai terbaik, yaitu :
| NO. | NAMA | NIPP | CAB |
| 1 | Hussein Alatas | 2991205 | CGK |
| 2 | Budi Arifianto | 2022439 | CGK |
| 3 | Ade Tatang | 3091873 | CGK |
| 4 | Tri Haryanto | 2011990 | SOC |
| 5 | Huriyanto | 2011994 | SRG |
| 6 | Nurmala Dewi | 3111998 | AMI |
| 7 | Indar | Outs | UPG |
| 8 | Hendriyanto | 3091858 | PKU |
| 9 | Ni Nyoman Budiarti | 2980886 | DPS |
| 10 | Ketut Lama | 2980746 | DPS |
Reward yang akan diberikan kepada mereka adalah Ibadah umroh bagi yang muslim (8 orang), dan bagi yang non muslim di ikutsertakan oleh DZ dalam kunjungan kerja APBI di Sidney Australia (2 orang). Walaupun pemberian reward ini tidak direncanakan atau bahasa keuangannya tidak dianggarkan di tahun sebelumnya, tapi perusahaan tetap memberikan kepada karyawan dengan harapan dapat merangsang (Oooh yeess.. ) setiap karyawan untuk dapat bekerja lebih baik lagi dan lagi dan lagi, dan dampaknya akan berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan yang kita cintai ini.
Tapi terjadi kejadian yang ironis, dramatis dan sangat memilukan, setelah bekerja secara optimal, maksimal bahkan mungkin over load dan tanpa pernah menyangka menjadi karyawan teladan , teman kita dari cabang PKU a.n Hendriyanto yang berstatus Pekerja Perusahaan tidak diperpanjang kontraknya dan berubah statusnya menjadi Outsourching per 1 februari 2012 ini. Mungkin reward yang diberikan tidak tepat bagi Hendriyanto, mungkin dia lebih berharap mendapat reward berupa perubahan status dari PKWT ke Pegawai Tetap, mungkin juga perusahaan tidak jeli melihat potensi karyawannya, mungkin juga perusahaan terlalu..... gk tau ah...banyak kemungkinan-kemungkinan nya.... SEMOGA SAJA PERUSAHAAN LEBIH JELI DALAM MEMBERIKAN REWARD KEPADA KARYAWAN.
Btw kita harus berterimakasih kepada perusahaan yang telah berbaik hati memberikan reward kepada kita yang memiliki kinerja terbaik (bukan hanya nilai dikertas saja). Semoga dengan pergi umroh nya teman2 kita membawa berkah bagi perusahaan kita, sehingga berkah pula bagi kita semua.
Salam Seperjuangan
SP-KMO HLP
Minggu, 01 Januari 2012
Kalender "Selamat Tahun Baru 2012"
Setiap akhir tahun pasti yang ditunggu-tunggu oleh kita semua selain Bonus akhir tahun adalah kalender, Sebagai karyawan pasti berharap akan mendapatkan kalender yang dikeluarkan oleh perusahaan tempat nya bekerja dan tentu saja akan menjadi kebanggaan tersendiri dapat memasang kalender yang berlogo perusahaannya di meja kantor atau didinding rumahnya.
Tapi kita harus menahan sedikit rasa bangga kita, karena perusahaan menganggap memberikan kalender kepada setiap staff pelaksana adalah pemborosan. perusahaan lebih memprioritaskan kalender untuk struktural dan customer (walaupun customer banyak yang kabur juga). Perusahaan sedang berusaha menekan beban pengeluaran dengan mengurangi pembuatan kalender untuk staff pelaksana, meskipun masih banyak pemborosan dimana-mana.
Kita ambil segi positif nya saja, kita harus ikhlas menerima kebijakan ini bukankah kita masih dapat membeli kalender sendiri atau kita bisa meminta kalender dari toko material, toko komestik, toko emas atau perusahaan kecil lainnya yang bersedia membuatkan kalender untuk karyawannya, Anggap saja ini sebagai sumbangsih kita kepada perusahaan walaupun sedikit. mungkin pengorbanan ini dapat dicontoh pejabat kita.
Kami Pengurus Serikat Pekerja Jakarta mengucapkan
Selamat Tahun Baru 2012
Semoga ditahun yang baru ini kita semua diberi kesuksesan
Sabtu, 24 Desember 2011
Seragam ooooh Seragam
Seperti rekan-rekan ketahui bahwa pemberian seragam telah diatur dalam PKB Bab XI Pasal 88, pasal tersebut salah satunya mengatur bahwa perusahaan memberikan seragam sebanyak 3 pasang selambat-lambatnya bulan MEI tahun berjalan. Adapun maksud dan tujuan pemberian seragam oleh perusahaan adalah agar setiap karyawan menggunakan pakaian sesuai standar yang telah ditentukan perusahaan dan memberikan image yang baik kepada pelanggan atau perusahaan lain yang melihatnya. Merupakan kebanggaan tersendiri pula bagi karyawan yang menggunakannya apabila seragam yang dikenakan terlihat elegant, rapih, bersih, dan enak dipakai. Apalagi bagi karyawan front liner yang langsung berhadapan dengan customer, secara tidak langsung memberikan kesan positif terhadap para penumpang.
Ternyata permasalahan yang terjadi sekarang adalah point-point yang terdapat diatas hanya menjadi angan-angan belaka bagi karyawan. Statement yang terdapat dalam PKB yang menyatakan bahwa perlengkapan kerja selambat-lambatnya dapat terealisasi di bulan MEI tidak dapat dipenuhi perusahaan dengan alasan yang berbagai macam dan saling melempar kesalahan. SP Pusat sudah mendesak management untuk dapat memberikan kompensasi uang sebagai pengganti keterlambatan pengadaan seragam, tapi management berargument bahwa proses pengadaan sedang berjalan dan tidak dapat dibatalkan. Sadar bahwa tahun lalu perusahaan juga telah memberikan kompensasi pengganti seragam karena tidak tepat waktu dalam pengadaan seragam maka SP memberikan kelonggaran waktu. Setelah sabar dalan penantian akhirnya pembagian seragam dapat dibagikan dibeberapa cabang di bulan oktober dan untuk Kantor Pusat sendiri di bulan desember dengan harapan bahwa seragam lama yang telah lusuh (terutama seragam untuk wanita karena sudah 2 tahun tidak diganti karena sulit mencari di luar) dapat langsung dipakai. Tapi harapan tinggal harapan, ternyata seragam yang diterima sangat tidak sesuai dengan yang diharapkan. Banyak sekali keluhan-keluhan yang keluar dari karyawan ukurannya kekecilan, ukurannya kebesaran (lebih beruntung karena masih bisa dikecilkan), kualitas jahitannya tidak baik, sekali pakai langsung robek, seharusnya dapat lengan pendek kok malah dapat lengan panjang dan juga sebaliknya, masih banyak keluhan-keluhan lainnya yang mungkin terlalu panjang jika dituliskan.
Tidak habis pikir kenapa pengadaan seragam selalu terjadi masalah, bukankah setiap tahun selalu diadakan proses tersebut, apakah tidak belajar dari pengalaman yang terdahulu. Mungkin ini yang tersirat dalam pikiran kita. Untuk diketahui bahwa proses pengadaan seragam melibatkan Unit Personalia, Sekper, dan Tim pengadaan; Unit personalia sebagai user memberikan spech bahan & model seragam yang akan digunakan kepada Unit Sekper dan untuk proses tender diserahkan kepada Tim Pengadaan, setelah ditunjuk provider untuk pembuatan seragam maka proses selanjutnya dilakukan oleh Unit Sekper sampai seragam jadi dan diserahkan ke Unit Personalia.
Nah.... dari alur proses diatas siapa yang paling bertanggung jawab atas kegagalan kualitas seragam....????, lebih baik kita tidak usah menuding siapa yang paling bersalah, ini semua kesalahan corporate yang saling terkait. Mungkin yang sekarang dapat kita lakukan adalah mengembalikan seragam yang tidak dapat kita pakai ke IS masing-masing dari pada menuh-menuhin lemari, syukur-syukur bisa cepat diperbaiki oleh penjahitnya.
Sekarang kita coba bantu memikirkan bagaimana caranya agar tidak terjadi lagi kegagalan di tahun-tahun berikut, siapa tau didengar oleh petinggi-petingggi diatas. Ada beberapa masukan yang mungkin efektif bila diaplikasikan dalam pengadaan seragam (mungkin juga tidak efektif ) :
1. Diberikan kompensasi uang pengganti seragam dan melibatkan pihak ke 3 (Koperasi) untuk menyediakan bahan yang sesuai dengan standar perusahaan terutama untuk seragam wanita mungkin lebih sulit mencari diluar. (ini meringankan beban perusahaan dan juga dapat memajukan koperasi karyawan)
2. Pegawai diberikan bahan dan model seragam serta kompensasi uang untuk menjahit masing-masing.
3. Proses pembuatan seragam dilakukan oleh masing-masing cabang, kantor pusat hanya memberikan bahan dan modelnya (memudahkan dalam memantau hasil jaitan).
Besar harapan kita semoga proses pengadaan seragam tahun depan dapat berjalan dengan lancar dan hasil jaitannya dapat dipertanggung jawabkan. Bukankah Gapura sedang gencar mencanangkan Budaya Perusahaan, dengan mengenakan seragam yang bagus, baik dan rapi juga menjadi pondasi yang sangat mendasar terbentuknya Budaya Perusahaan.
Demikian kami sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua
Salam - SP KMO-HLP
Kamis, 01 Desember 2011
BUDAYA PERUSAHAAN
Sebagaimana teman-teman ketahui bahwa belakangan ini perusahaan kita sedang giat-giatnya membentuk atau mencanangkan Budaya Perusahaan yang akan diterapkan dalam lingkungan perusahaan kita. Kami Pengurus SP KMO-HLP mencoba memberikan sedikit pencerahan apa, bagaimana dan apa pentingnya serta proses penentuan Budaya Perusahaan bagi perusahaan tercinta kita.
Agar setiap insan PT. Gapura Angkasa memiliki pedoman dan pegangan yang sama dalam bertindak & berperilaku, selain dibutuhkan pedoman tata kelola perusahaan (Code of Corporate Governance), juga diperlukan pedoman perilaku perusahaan (Code of Conduct) yang berlaku secara umum dan harus ditaati & dipatuhi.
Pedoman perilaku tersebut dimaksudkan sebagai panduan bagi setiap insan PT.Gapura Angkasa yang diharapkan dapat memberikan kejelasan tindakan yang harus dilakukan dan ditaati sesuai dengan nilai-nilai korporasi yang telah dibangun.
Sebenarnya Manajemen kita telah menetapkan nilai-nilai Budaya kerja sebagai pedoman berperilaku dan berpikir serta bersikap dan bertindak, yang tediri dari :
- safety & Security
- Customer Focus
- Do with Integrity
- High Productivity
- Leading by Inovation
Meskipun ke lima nilai-nilai Budaya Kerja tersebut telah ditetapkan berlaku secara umum, namun implementasinya belum dapat berjalan karena kurang sesuai dengan tuntutan bisnis PT.Gapura Angkasa.
Kondisi seperti itu yang menyebabkan manajemen memandang perlu untuk segera melakukan pendalaman dan perumusan kembali terhadap nilai-nilai inti yang telah dimiliki, disamping melakukan pendalaman dan kajian tentang kemungkinan diperlukannya nilai-nilai inti yang baru, sesuai dengan tuntutan perkembangan dan perubahan yang terjadi
Adapun yang melatar belakang pencanangan Budaya Kerja Perusahaan yang baru adalah :
• RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) telah menetapkan visi dan misi perusahaan yang baru sehingga perlu didukung dengan implementasi serta internalisasi budaya kerja yang tepat.
• Kebutuhan akan transformasi paradigma lama menuju paradigma baru terutama yang berkaitan dengan aspek budaya kerja.
Setelah melakukan Riset Pendalaman Nilai Inti dan Perilaku Kunci dari Nilai-Nilai yang telah ditetapkan, dengan melalui proses yang terdiri dari :
A. FGD (Focus Group Discussion) Pendalaman nilai Budaya Kerja
Dalam tahap ini disusun kelompok Focus Group Discussion yang terdiri dari 6 responden dan maksimal 10 dalam tiap group, kelompok FGD ini berasal dari kelompok level management yang sama, yang dinilai mewakili pegawai di level top management, midle management & fungsional, dalam hal ini FGD diwakili dari Cab. CGK, CGO, Cab HLP dan KP. Adapun maksud FGD ini adalah untuk pengumpulan data, guna menjaring pendapat dan usulan dari seluruh responden para peserta FGD berkaitan dengan nilai-nilai Budaya kerja PT.Gapura Angkasa.
B. Perumusan nilai Budaya Kerja
Hasil dari tahap pertama yang berupa usulan nilai-nilai Budaya kerja PT.Gapura Angkasa dari setiap kelompok pegawai/management dibawa kedalam forum diskusi tim counterpart, dan selanjutnya melakukan diskusi untuk membandingkan pendapat-pendapat yang ada dengan melihat berbagai alternatif dan tingkat kepentingan serta tantangan dimasa yang akan datang. Dari kegiatan tahap kedua ini diperoleh konfigurasi 5 Nilai Budaya Kerja yang dianggap relevan bagi kondisi perusahaan kita. Tiga diantaranya masih sama dengan nilai sebelumnya, sementara dua lainnya merupakan nilai yang baru.
Adapun usulan Nilai Budaya Kerja yang di syahkan penetapan oleh Direksi adalah:
UTAMAKAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN
FOKUS PADA PELANGGAN
INTEGRITAAS
PEDULI PADA SDM
KINERJA OPTIMAL
Nilai-Nilai Budaya ini tidak ada prioritas paling utama, semua menjadi prioritas yang harus dipatuhi dalam bersikap dan bertingkah laku oleh management ataupun karyawan.
Untuk mempermudah dalam pemahaman ke 5 Budaya Kerja tersebut, maka setiap budaya kerja dibuat definisi Operasional
Utamakan Keselamatan dan Keamanan
Definisi Operasional : menyadari & memahami bahwa bekerja didalam industri penerbangan sarat dengan peraturan/regulasi, standard keselamatan dan keamanan yang tinggi (highly regulated industry) sehingga didalam memberikan pelayanan terhadap pelanggan kami mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan dengan tetap memperhatikan etika dan kepentingan ekonomi perusahaan.
Fokus pada Pelanggan
Definisi Operasional : mengutamakan kepentingan pelanggan yang akan menikmati setiap upaya kerja yang dihasilkan dengan dilandasi sikap saling menghargai delam hubungan sebagai mitra bisnis.
Integritas
Definisi Operasional : Senantiasa berpedoman kepada Ketuhanan yang Maha Esa dengan menerapkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kehrmatan, tanggung jawab, keteladanan, menyatukan pikiran, kata dan perbuatan, berani mengambil resiko selaku profesional dengan mengikuti kode etik dan norma-norma yang berlaku dalam menjalankan organisasi sehingga tercapai tata kelola perusahaan yang baik dan benar.
Peduli pada SDM
Definisi Operasional : Menghargai SDM sebagai modal manusia (Human Capital) perusahaan dengan membangun SDM yang berkualitaas, kesejahteraan dan bermartabat.
Kinerja Optimal
Definisi Operasional : Bekerja secara profesional dengan mengutamakan efektifitas dan efisiensi dalam kesatuan tim kerja perusahaan yang solid dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Dan program selanjutnya yang akan dilakukan agar Budaya Kerja ini dapat terimplemetasi dengan baik adalah :
- Persiapan Implementasi Nilai-nilai Budaya Perusahaan Melalui Pembentukan Change Agents oleh Konsultan & Tim Counterpart.
- Membentuk dan Menyiapkan Pembina Utama dan Mitra Pengubah.
- Pembuatan Reminder Tools.
- Internalisasi dan Penguatan Nilai-nilai Inti Budaya Kerja Kepada Sel-sel Pengubah.
- Sosialisasi Nilai-nilai Inti Budaya Kerja Kepada Seluruh Pegawai Gapura Angkasa
Nilai-nilai Budaya Kerja yang telah ditetapkan, sesungguhnya merupakan cerminan atas konsepsi nilai, keyakinan & juga pedoman perilaku nilai yang telah diidentifikasi, ditunjukan dan diusulkan oleh seluruh jajaran organisasi.
Rumusan Nilai-Nilai Budaya Kerja dalam kalimat pendek dan sederhana dalam Bahasa Indonesia diyakini dan diharapakan sangat membantu memudahkan pemahaman dan implementasinya oleh semua karyawan.
Marilah kita junjung tinggi Nilai-Nilai Budaya Kerja yang telah dicanangkan oleh perusahaan kita, agar perusahaan yang kita cintai mempunyai martabat dimata Pelanggan / calon pelanggan dan perusahaan sejenis lainnya.
--BRAVO GAPURA ANGKASA--
Salam Seperjuangan
SP KMO-HLP
Nara Sumber : Oki Krisnasari
Senin, 28 November 2011
Cara Meningkatkan Kualitas Diri
Namun, di sisi lain, tak ada juga seorang karyawan atau profesional yang mau "dituduh" tidak maksimal, atau kinerjanya tidak bagus. Semua orang pasti merasa bahwa dirinya telah bekerja dengan baik dan melakukan yang terbaik untuk perusahaan.
Terlepas dari siapa yang salah siapa yang benar –kalau mau saling menyalahkan tak akan ada habisnya– sebenarnya sudah "nggak zaman" bagi seorang profesional untuk mengharapkan pihak lain atau perusahaan bertanggung jawab atas pengembangan dirinya.
berikut adalah beberapa trik untuk upgrade skill Anda:
1. Nilailah diri sendiri
Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda mengawalinya dengan menilai kinerja diri. Penilaian harus obyektif dan realistis. Jika Anda merasa kinerja Anda belum maksimal, nilailah seperti itu. Ambillah kertas, kemudian tuliskan poin-poin tugas apa saja yang Anda hadapi di kantor. Lalu, tanyakan pada diri Anda, seberapa jauh mampu menangani poin-poin tersebut.
2. Terus belajar
Pahamilah bahwa karier profesional merupakan sebuah proses di mana Anda memiliki kesempatan untuk mengikutinya terus menerus. Jadi, gunakan kesempatan ini untuk menguasai kemampuan profesional. Kerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, ikuti aturannya, cari tahu kelebihan dan kelemahan proses yang Anda ikuti, dan seterusnya. Dengan demikian, Anda akan mampu menjalankan semua tugas Anda dengan baik, saat ini dan di masa datang.
3. Be responsible
Meskipun berada dalam naungan sebuah perusahaan, Anda yang akan menentukan karier. Jadi, bertanggungjawablah dan pastikan bahwa Anda mengambil semua peluang untuk meningkatkan skill profesional Anda. Memperoleh tawaran untuk mengikuti training, seminar, atau keanggotaan sebuah asosiasi profesional? Tak perlu ragu untuk ikut dan bergabung karena skill pun akan semakin jaya.
4. Jaga kinerja
Selain bertanggungjawab, Anda juga harus menerapkan standar pribadi di dalam mengerjakan tugas profesional Anda. Standar inilah yang akan menentukan kualitas kerja. Di sisi lain, kinerja inilah yang akan menjadi dasar kenaikan jabatan atau promosi. Jadi, jangan segan bertanya kepada atasan. Jika memang merasa perlu, mintalah job atau tugas baru yang menurut Anda menantang. Namun, jangan asal meminta penugasan. Ukur kemampuan dan yakin bahwa Anda memang mampu menerima tugas.
5. Jaga hubungan kerja
Meski tampaknya tak terkait langsung dengan skill, menjaga hubungan kerja dengan semua level merupakan salah satu strategi penting untuk mengembangkan kemampuan. Berusahalah agar mampu bekerja dalam tim secara efektif. Gunakan semua contoh dan teori profesional yang Anda punya untuk meningkatkan kinerja. Jika memungkinkan, jadikan diri Anda sebagai salah satu contoh bagi rekan kerja.
6. Ciptakan jaringan
Sisihkan dulu urusan kantor. Kini, saatnya untuk bersosialisasi dan menciptakan jaringan di luar kantor. Anda bisa bergabung dengan komunitas profesional di luar posisi karier, namun tetapi bisa meningkatkan kualitas kinerja Anda. Contohnya, jika Anda seorang akuntan, tak ada salahnya bergabung dengan komunitas bursa. Yakinlah, ilmu dan jaringan yang Anda peroleh dan bina di komunitas itu akan sangat membantu karier di kemudian hari.
7. Carilah mentor
Cara terbaik menguasai sebuah bidang adalah belajar dari ahlinya. Jadi, jangan ragu untuk mencari mentor atau guru. Tentu, bukan dalam arti harfiah. Anda bisa, kok, misalnya “berguru” kepada penulis favorit Anda melalui buku-buku karyanya. Secara tak langsung, Anda akan menguasai ilmu Sang Ahli tersebut dan kemudian Anda terapkan dalam tugas sehari-hari. Tapi, bisa juga Anda langsung meminta petunjuk dari ahli yang Anda kenal. Yang penting, Anda yakin bahwa “guru” Anda ini memang ahli dan sudah memiliki pengalaman di bidangnya.
Kalau perlu, carilah mentor sebanyak-banyaknya. Semakin banyak mentor, semakin banyak ilmu yang bisa diserap, sehingga ketika dihadapkan pada suatu persoalan kerja, Anda memiliki banyak solusinya.
8. Siapkan masa depan
Selalulah bertanya, “Apa yang akan terjadi besok? Bagaimana mengatasinya?” Salah satu ciri pemenang adalah selalu selangkah di depan lebih dulu ketimbang kompetitornya. Ketika kompetitor tengah asyik bergulat dengan persoalan hari ini, Anda sudah mencari solusi untuk persoalan yang muncul esok hari. Cobalah berlatih membiasakan diri untuk berada selangkah di depan. Dijamin, Anda akan menikmati hasilnya lebih cepat dari yang Anda perkirakan.
9. Asah terus skill Anda
Dewasa ini banyak sekali tawaran pelatihan atau kursus singkat untuk semua bidang profesi, dari mulai pelatihan soal keuangan perusahaan, pelatihan program komputer, pelatihan leadership, dan sebagainya. Nah, seperti halnya poin ke-2 di atas, jangan ragu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, sekalipun tak berkait langsung dengan posisi Anda. Jangan takut untuk mengikuti tes uji kemampuan. Biasanya ketakutan dan keraguan muncul ketika Anda belum melangkah. Begitu melangkah, Anda pasti mampu mengatasi keragu-raguan tadi dengan segera. Pengayaan skill ini sudah pasti akan menjadi poin tersendiri dalam menjalani karier Anda.
Menurut direktur dan pendiri Experd Eileen Rachman, yang menulis buku "Jadi Nomor Satu: Terdepan di Era Persaingan", profesional yang berhasil adalah mereka yang meyakini bahwa tanggung jawab untuk masa depan dan pengembangan karier ada di tangan dirinya sendiri. Kuncinya adalah investasi. Yakni, investasi pada diri sendiri. Dan, itu harus dilakukan terus-menerus. Investasi pada diri sendiri setidaknya meliputi:
1.Investasi pada wawasan dan keterampilan
Jangan menampilkan diri sebagai orang yang lamban, sulit diajak kompromi, keras kepala dan merasa sudah –atau, bahkan paling– mumpuni. Melainkan, tampilkan diri sebagai orang yang terbuka, mau belajar dan bisa menyerap setiap isu dengan cepat.
Bangun kebiasaan membaca dan optimalkan penggunaan internet untuk mencari tahu hal-hal baru. Pelajari cara-cara berkomunikasi, bernegosiasi dan berpersuasi secara langsung dari orang yang ahli yang ada di sekitar, jangan sekedar dari buku-buku panduan.
Ambil setiap kesempatan untuk belajar memimpin kelompok, mempraktikkan teknik-teknik manajerial dan menggunakan alat-alat manajemen –perencanaan, laporan, kontrol– dengan disiplin ketat sehingga cara kerja manajerial menjadi kebiasaan baru.
2. Investasi pada portfolio sosial
Bayangkan Anda punya ratusan relasi, yang bukan hanya dari kalangan yang selevel dengan Anda, tapi juga dari kalangan manajemen top. Segala gerak Anda akan dipermudah karenanya. Ingat, portfolio sosial Anda bukan hanya terdiri dari orang-orang yang Anda kenal, kerabat dekat sendiri, tapi juga orang-orang yang kenal dan mengingat Anda.
3. Investasi pada perangkat kerja
Contoh yang bagus untuk bagian ini adalah seorang wartawan yang kesulitan mewawancarai narasumber karena alat perekam yang dibawanya ternyata low batt Ibaratnya, kalau mengelola baterai satu alat perekam saja tidak bisa, bagaimana mengelola hal-hal lain yang lebih kompleks. Ponsel, laptop…merupakan perangkat kerja kaum profesional zaman sekarang –mengoptimalkan fungsi-fungsinya merupakan suatu keharusan.
4. Investasi pada kebugaran diri
Sediakan waktu yang cukup untuk berolahraga, menjaga asupan makanan, menjalani pola hidup sehat. Luangkan waktu untuk berkontemplasi, merenung dan menjalankan ibadah sehingga badan bugar dan jiwa bagaikan baterai yang habis di charge
Berhentilah mengeluh dan menyalahkan keadaan, dan mulailah berinvestasi pada diri sendiri sehingga orang lain pun tidak ragu untuk berinvestasi pada diri Anda.
SUKSES ADALAH HAK SEMUA ORANG, TINGGAL MAU APA TIDAK KITA BERUSAHA MERAIHNYA
Sumber :
- http://beritaaneh.com/2010/12/10-cara-meningkatkan-kualitas-diri/
- http://www.portalhr.com/tips/meningkatkan-kinerja-dengan-berinvestasi-pada-diri-sendiri/
Langganan:
Postingan (Atom)


